Reportase PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PENGURUS PERLINDUNGAN ANAK TERPADU BERBASIS MASYARAKAT (PATBM) KELURAHAN KALI BARU, KECAMATAN CILINCING KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA

Atas dukungan Rumah KitaB dan AIPJ2, kepengurusan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Kalibaru resmi dikukuhkan, dilantik, oleh Lurah Kelurahan Kalibaru, Bapak H. Mulyadi, pada hari Rabu, 15 Desember 2021, pukul 08.30 – 12.00 WIB. Kegiatan tersebut berlokasi di Ruang Pola Lantai 3 Kantor Kelurahan Kalibaru

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Cilincing, H. Muhammad Andri, dan para kepala seksi di Kantor Kelurahan Kalibaru, seperti Kepala Seksi Pemerintahan (Kaspem), Kepala Seksi Kesejahtraan Rakyat (Kasi Kesra), seksi kebersihan serta para staf lainnya

Kegiatan ini diselenggarakan di tengah kondisi PPKM (Program Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 2 di wilayah Provinsi DKI Jakarta, dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 Wilayah Provinsi DKI Jakarta

Berdasar kondisi tersebut (PPKM level 2), jumlah peserta yang hadir sangat dibatasi jumlahnya hanya sebanyak 35 orang, dengan 5 orang panitia. Begitu juga waktu kegiatan dibatasi hanya 3×60 menit, sehingga pada kesempatan ini, kegiatan terbatas pada pelantikan, pengukuhan pengurus PATBM Kelurahan Kalibaru, disertai dengan perumusan rencana kerja terbatas untuk 6 bulan berikutnya

Para Aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (APTBM) Kelurahan Kalibaru yang hadir dalam pelantikan  ini merupakan perwakilan dari berbagai komunitas, khususnya perwakilan unsur Ketua/Pengurus lintas RW, kader lintas RW, Kepala Gugus TK Kecamatan Cilincing, perwakilan Guru SMP dan SMA, dan para tokoh orangtualintas RW. Selain itu, para tokoh remaja juga hadir sebagai pengurus aktif PATBM Kelurahan Kalibaru, mereka berasaldi berbagai komunitas remaja seperti Posyandu Remaja, Karang Taruna, perwakilan Remaja Masjid. Ketiga perwakilan komunitas ini (tokoh formal&non formal, orangtua, dan remaja) adalah mereka yang selama ini aktif dan memiliki keberpihakan terhadap perlindungan anak dan memiliki kesatuan sikap bersama untuk mencegah dan melarangkekerasan terhadap anak perempuan dan anak penyandang disabilitas

Berdasarkan hal itu, tema dari kegiatan ini adalah “Perlindungan Maksimum terhadap Anak  Perempuan dan Anak Penyandang Disabilitas dari berbagai bentuk praktik kekerasan baik kekerasan fisik, non fisik, dan simbolik. Sebagaimana dalam redaksi pengukuhan yang ditegaskan oleh Lurah Kelurahan Kalibaru:

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan yang Maha Esa, senantiasa melimpahkan rahmat-Nya,  kasih sayang-Nya, dan hidayah-Nya kepada kita semua serta memberikan kekuatan lahir dan batin, penuh keteguhan dan kesungguhan, serta penuh keikhlasan dalam melaksanakan pengabdian ini demi terciptanya masa depan anak-anak bahagia menjadi generasi emas di masa mendatang, melalui perlindungan anak maksimum tanpa membeda-bedakan agamanya, sukunya, dan rasnya, dan mengutamakan mereka yang berada di kalangan kelompok rentan dan berpotensi didiskriminasi di ruang sosial seperti anak perempuan dan anak dengan disabilitas”,

Dan juga sebagaimana ikrar para aktivis PATBM untuk menjamin perlindungan terhadap anak-anak perempuan dan anak penyandang disabilitas, serta menciptakan kelurahan Kalibaru sebagai “Kelurahan Layak Anak”, yang dipimpin oleh Lurah dan diikuti oleh seluruh aktivis PATBM Kelurahan Kalibaru,

“Kami Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara, berjanji akan memperjuangkan berbagai upaya Perlindungan Anak di seluruh wilayah Kelurahan Kalibaru, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

Kami Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara, berjanji akan memperjuangkan berbagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak-anak di wilayah Kelurahan Kalibaru baik Kekerasan Fisik, kekerasan non fisik maupun  kekerasan simbolik, termasuk anak penyandang disabilitas.

Kami Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara, berjanji akan memperjuangkan berbagai upaya Pencegahan Perkawinan Anak di seluruh wilayah Kelurahan Kalibaru.

Kami Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara, berjanji akan memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk memperkuat berbagai upaya perlindungan anak, pencegahan kekerasan terhadap anak-anak, dan pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan, dan korban perkawinan anak.

Kami Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara, berjanji akan memperjuangkan berbagai upaya demi mewujudkan Kelurahan Kalibaru menuju Kelurahan Layak Anak”.

PATBM dan Pilot Project Pemprov DKI Jakarta

Kegiatan ini sangat penting mengingat Kelurahan Kalibaru merupakan pilot project Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak sejak tahun 2019. Tentunya, dukungan pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus hadir di wilayah Kalibaru secara berkelanjutan, terutama dalam mengoptimalkan peran PATBM Kelurahan Kalibaru dalam berbagai upaya perlindungan anak.

Upaya menjadikan Kalibaru sebagai Kelurahan Layak Anak apalagi sebagai “pilot project pengentasan kemiskinan” tentu tidaklah mudah, membutuhkan peran aktif para stackholders di tingkat Kota Adm Jakarta Utara untuk bersama bahu membahu bekerja secara aktif di lapangan, dan tidak bisa mengandalkan mindset lama yang hanya mengandalkan wilayah yang sudah bagus  dan menjadikannya sebagai proyek percontohan, sesuatu yang memperlihatkan buruknya semangat juang para petugas layanan.

Camat Cilincing mengatakan kegiatan ini sangat penting, dan harusnya dapat diduplikasi (oleh kelurahan-kelurahan lainnya) di wilayah Kecamatan Cilincing, Kota Administrasi Jakarta Utara.

Kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi perjuangan kemanusiaan, dan mensemarakkan momen peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) Tahun 2021 dan menjelang Hari Ibu (22 Desember), sehingga kegiatan ini menjadi sangai spesial, dalam mengawali upaya perubahan di tengah banyak praktik kekerasan seksual di wilayah Kelurahan Kalibaru yang berujung tindak pidana dan pemaksaan perkawinan terhadap anak-anak.

Kegiatan ini diakhiri dengan rapat program kerja pengurus PATBM Kelurahan Kalibaru. Setiap Divisi terdiri dari Perempuan dan laki-laki Dewasa serta remaja dan anak-anak menyuarakan gagasan rencana program kerja yang berfokus pada keberpihakan pada anak-anak dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Di antaranya, PATBM Kelurahan Kalibaru membuka call center yang dipegang oleh perempuan dewasa dan remaja, untuk membuka kesempatan bagi para korban untuk mengadukan berbagai praktik kekerasan yang menimpanya. Kedua, sosialisasi program perlindungan anak kepada 14 RW dan 15 organisasi di level komunitas. Ketiga,  membuat akun PATBM di media-media sosial mainstream seperti Instagram, Facebook, dan twitter, sebagai kanal penyambung lidah PATBM dan masyarakat secara live. [AH]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.