Entries by Rahmat Al-Barawi

Komedi Tepi Jurang: Dari Warkop DKI hingga Mukmin SUCI

“When power corrupts, poetry cleanses”. John F. Kennedy Kalimat singkat mantan presiden Amerika itu makin menemukan relevansi di Indonesia saat ini. Ketika korupsi sudah terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif, kita merasa pesimis. Apakah masih ada harapan? Saya yakin, di dalam fase tergelap, tersungkur paling bawah sekali pun, manusia selalu mempunyai harapan. Di antara harapan […]

Dakwah Penenang vs Penentang Rezim

Beberapa waktu belakangan, saya melihat banyak konten pendakwah yang mencoba menenangkan masyarakat di tengah situasi yang kian carut-marut. Mereka mengajak umat untuk tenang dan menerima kondisi yang terjadi ini sebagai ketetapan Tuhan. Sebagian dari muhibbin ustaz yang berkelakar di media sosial itu melakukan pembelaan, seorang tokoh agama seharusnya memang demikian: menenangkan dan menghindari perdebatan. Apalagi […]

Pertobatan Ekologis di Jantung Nusantara

“Ekosistem itu luar biasa rumit, dan jika Anda mengganggunya, itu akan membahayakan diri Anda” Tom Philips, Humans: Sejarah Singkat tentang Kedunguan Kita Ada satu paradoks yang diyakini oleh umat manusia: menjadi makhluk sempurna dan ‘penguasa’ semesta. Pandangan tersebut diharapkan dapat menuntun manusia mengelola bumi secara bijak. Sayangnya, dalam sejarah manusia, sebagaimana cerita Tom Philips dalam […]

Membongkar Gunung Es: Refleksi Dekonstruksi Fikih dan Epistemologi Penanganan Kekerasan Seksual

Diskusi Suluh PTRG Seri ke-34 yang dibuka oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T., menjadi sebuah desakan moral untuk membongkar realitas pahit di balik dinding institusi pendidikan Islam. Forum ini menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual di lingkungan akademik keagamaan telah mengkristal seperti gunung es—tampak tenang di permukaan, namun menyimpan gunung persoalan di dasarnya. […]

Menolak Punah: Melawan Modernitas dan Industri Fast Fashion

Setelah merayakan “Pesta Babi”, pekan ini saya menonton film “Menolak Punah”. Film ini diputar secara masif di berbagai daerah berbasis komunitas. Sebab kepunahan memang ancaman bagi semua, bukan hanya tantangan individu. Elizabeth Kolbert dalam artikel berjudul “Civilization and Extinction” yang termuat dalam buku “The Climate Book” karya Greta Thunberg menegaskan: “senjata kita yang paling berbahaya […]

Merayakan “Pesta Babi”

Ketika mengunggah poster film Pesta Babi, banyak orang yang bertanya. Salah satunya, kawan seorang guru, yang mengaku seram membaca judulnya. Banyak orang yang ‘alergi’ dengan babi. Bahkan dalam kepala sudah tercap satu doktrin bahwa babi itu haram. Saya pun bertanya, “di bagian mana dari film itu yang seram? Kan belum menonton, kok bisa menilainya seram?” […]

Gunung Es Kepemimpinan Perempuan di Kampus

Diskusi bertajuk Suluh PTRG Seri ke-33 Spesial Konferensi PSGA yang diselenggarakan pada Jumat, 8 Mei 2026, menjadi momentum krusial bagi masa depan pendidikan tinggi di Indonesia. Menjadi puan rumah, UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon melalui ruang virtual Zoom, acara ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Agama, We Lead, Aliansi Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG), Pusat […]

Melawan Tirani dalam Perspektif Maqasidi

Sebuah pesan WhatsApp dari dosen saya beberapa waktu lalu memantik keresahan yang mendalam. “Tradisi Sunni perlu menggali kembali tradisi muqawamah-nya,” tulis beliau. Menurutnya, dalam hal perlawanan, tradisi Syiah tampak memiliki garis perjuangan yang jauh lebih jelas dan tegas. Saya mengamininya. Dalam lanskap sejarah modern, kita seolah kesulitan mencari patronase suara kritis melawan penjajahan di kalangan […]

Mabuk Akreditasi dan Industrialisasi Perguruan Tinggi

“Pendidikan dan pengajaran di dalam Republik Indonesia harus berdasarkan kebudayaan dan kemasyarakatan bangsa Indonesia, menuju ke arah kebahagiaan batin serta keselamatan hidup lahir.” Ungkapan Ki Hajar Dewantara ini memberikan fondasi filosofis pendidikan yang kini tampak mulai ‘usang’. Pendidikan seharusnya melahirkan kebahagiaan, bukan kebimbangan. Namun, realitas yang dihadapi mahasiswa dan dosen hari ini justru sebaliknya. Rencana […]

Saatnya Peduli pada Anak

Cinta seorang ibu lahir saat kau lahir Cinta seorang ayah tumbuh saat kau tumbuh J.S. Khairen, Dompet Ayah Sepatu Ibu ~~~ Cukup menjadi manusia untuk merasa geram melihat kekerasan terhadap puluhan balita di tempat penitipan anak. Kasus Daycare Little Aresha yang terjadi di Yogyakarta membuka mata kita. Apa yang salah dari konsep daycare? Bukankah sebagian […]