Entries by Rahmat Al-Barawi

Hakikat Kemerdekaan dalam Al-Quran (Part 2-Akhir)

Kemerdekaan identik dengan kebebasan dari penjajahan fisik. Namun, Islam mengajak kita menembus makna yang lebih dalam: Apakah jiwa kita benar-benar merdeka, atau raga kita merdeka tetapi hati kita justru terjajah oleh kemelekatan duniawi? Kemerdekaan sejati adalah pembebasan jiwa dari belenggu kerakusan dan ketergantungan pada materi duniawi. Ibnu ‘Atha’illah as-Sakandari dalam kitab Al-Hikam menegaskan: “Engkau adalah […]

Hakikat Kemerdekaan dalam Al-Quran (Part 1)

Di sepanjang jalan, di gang-gang pemukiman, hingga di depan pekarangan rumah kita masing-masing, bendera Merah Putih dan umbul-umbul berkibar dengan megahnya. Bahkan, imbauan dan edaran dari pengurus RT, RW, hingga pemerintah daerah giat mengingatkan kita untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan. Berbagai perlombaan dan kegiatan warga pun digelar dengan penuh keceriaan. Namun, di tengah hiruk-pikuk dan kemeriahan […]

Belajar dari Spider-Man: Brand New Day

“Karena kita kehilangan seseorang, bukan berarti kita layak menjalani kehidupan ini sendirian” (Peter Parker) ~~~ Dunia imajinasi kita hidup bersama para pahlawan super dalam film sci-fiction. Entah itu yang dibuat oleh Marvel maupun DC. Kehadiran super hero itu membuat kita menantikan sosok hebat yang dapat mengubah dunia, negara, atau daerah tempat kita tinggal. Sayangnya, kekuatan […]

Nasihat untuk Pemimpin dari Imam Al-Ghazali

Beberapa waktu lalu, saya terlibat perdebatan kecil dengan netizen mengomentari keresahan warga yang hidup di tapak tambang. Dalam konten tersebut, tertulis protes warga yang sering mendengar suara bising serta debu polusi dari aktivitas pertambangan yang terjadi amat dekat dengan rumah warga. Saya tertegun membaca salah satu komentar yang justru menyalahkan warga. Menurutnya, wargalah yang bersalah […]

Dosa Koperasi Desa

Fasiiruu fi al-ardh fanzhuruu kayfa kaana ‘aqibah al-mukadzdzibiin, berjalanlah di bumi dan perhatikanlah bagaimana akhir dari orang-orang yang berbuat kerusakan, demikian nasihat Al-Quran. Saya memahami ayat itu sebagai motivasi untuk melakukan travelling. Sebab setiap perjalanan mengandung pelajaran. Tak ada perjalanan yang sama, karena semua punya cerita. Termasuk beberapa pekan libur semester ini, saya gunakan untuk […]

Laga Bola Kehidupan

Setiap empat tahun sekali, warga dunia punya demam yang sama: demam piala dunia. Bedanya dengan demam fisik, demam ini diminati hampir oleh seluruh orang. Mereka yang tidak suka bola pun seketika gandrung dengan bola. Saya termasuk kelompok yang tidak menaruh atensi pada olahraga sepak bola. Saya lebih tertarik bermain bulu tangkis daripada sepak bola. Mungkin […]

Peran Ayah yang Terabaikan

Hari ini adalah momen awal anak-anak masuk sekolah setelah menghabiskan libur panjang. Bagi sebagian orang, tak ada yang istimewa dengan masuk sekolah kembali. Semua berjalan begitu saja. ‎Bagi sebagian yang lain, mengawali sekolah, apalagi untuk siswa baru, adalah awal kehidupan baru. Ada gerakan bapak mengantar anak ke sekolah sebagai upaya untuk merayakan sang buah hati […]

Pengasuhan Kolektif Berbasis Tadabur Alam

Belakangan ini, beredar kekhawatiran orang tua melepas anaknya bermain di luar rumah. Tentu ada banyak alasan yang masuk akal: kekerasan mengancam, perundungan, penculikan hingga pembunuhan mengancam dunia anak. Namun, solusi yang ditawarkan biasanya justru menimbulkan masalah baru, yaitu memberikan gadget kepada anak sebelum usianya. Jonathan Haidt dalam buku Generasi Cemas sudah mengulasnya. Kesalahan orang tua […]

Mencari Keadilan bagi Masyarakat Adat: Refleksi Sila Kelima Pancasila

“Ketika negara merusak alam, maka kami juga tidak mengakui negara.” Mama Aleta Baun   “Ke mana arah pembangunan perekonomian kita di hadapan sila kelima?”, demikian Buya Syafii menggugat dalam buku Membumikan Islam. Kata beliau melanjutkan, “Pencemaran lingkungan dan sungai adalah akibat belaka dari pelaku kapitalis yang tidak punya komitmen moral dalam menumpuk kekayaan dan memperbesar […]

Antara Musyawarah vs Militerisme: Refleksi Sila Keempat Pancasila

“Dalam beberapa tahun terakhir muncul kecenderungan meningkatnya penempatan purnawirawan militer dalam jabatan-jabatan sipil strategis, bahkan difasilitasi dengan undang-undang.” Zainal Arifin Mochtar   Salah satu amanat reformasi yang kini tinggal isapan jempol adalah menghapuskan dwifungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Setelah reformasi, ABRI dipecah menjadi dua: Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dan Tentara Republik Indonesia (TNI). Keduanya, […]