Entries by rumahkitab

Benarkah Muslim itu Harus Keras terhadap Orang Kafir?

Tafsir surat al-Fath: 29 Oleh Nadirsyah Hosen *) Surat al-Fath berjumlah 29 ayat yang semuanya turun dalam konteks perjanjian Hudaibiyah. Oleh karena itu, memahami ayat terakhir dalam surat ini juga tidak bisa sepotong-sepotong, karena kita harus memahami keseluruhan konteks ayat-ayat sebelumnya, plus pemahaman utuh tentang perjanjian hudaibiyah. Inilah yang dilakukan oleh Imam al-Alusi, pengarang Tafsir […]

Yatim Piatu Sosial di Negeri Seribu Mesjid

Judul Yatim Piatu Sosial di Negeri Seribu Mesjid Penulis Lies Marcoes Fadilla Dwianti Putri Penerbit Yayasan Rumah Kita Bersama Tahun 2016 Jumlah halaman 69 halaman Referensi soal perkawinan anak di Lombok selalu menunjuk pada persoalan kemiskinan. Selain itu perkawinan anak senantiasa dihubungkan dengan tradisi merariq atau selarian. Sejumlah peneliti melihat tradisi itu sebagai pokok masalah. Penelitian ini menelurusi […]

Fenomena Terorisme di Indonesia: Antara Gerakan Teologi-Politik dan Religious Extremist

Oleh: Ibi Syatibi _________________ A. Prakata SALAH satu kajian yang amat menarik memasuki abad ke-21 adalah bagaimana menjelaskan aksi radikalisme dan terorisme di Indonesia. Tuduhan terorisme yang dialamatkan kepada Islam, bagi sebagian kalangan sesungguhnya muncul sebagai akibat dari perilaku sebagian umat Muslim. Di samping itu, kesalahpamahan umat Muslim sendiri yang cenderung literalistik dalam memahami teks-teks […]

Mendengar Suara Perempuan

Tulisan oleh KH Husein Muhammad, dipublikasikan di Resiprositi. Advokasi untuk menciptakan konstruksi sosial yang setara dan berkeadilan disarankan  melalui cara mendengarkan dan merespon suara-suara yang terpinggirkan, yang diabaikan dan yang tidak dihargai. “Suara-suara” adalah ekspresi-ekspresi, baik yang diaktualkan dalam aksi-aksi kongkrit maupun diverbalkan dalam bentuk mempertanyakan, mengkritisi atau menggugat. Dalam konteks kebudayaan patriarkhis, suara-suara perempuan […]

Catatan untuk Berlayar Tanpa Berlabuh

Tulisan ini ditulis oleh Maria Hartiningsih, Wartawan Senior Kompas, untuk peluncuran buku Berlayar Tanpa Berlabuh: Perempuan dan Pengungsi Rohingya di Makassar dan Aceh, Indonesia. Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Lies dan kawan-kawan untuk Berlayar tanpa Berlabuh: Perempuan dan Pengungsi Rohingya di Makassar dan Aceh, Indonesia. Sejauh ini, hanya Lies dan kawan-kawan yang meneliti isu pengungsi dengan […]

Pengantar Monografi 9 Kajian Perkawinan Usia Anak di 5 Provinsi di Indonesia

Judul Pengantar Monografi 9 Kajian Perkawinan Usia Anak di 5 Provinsi di Indonesia Penulis Lies Marcoes Nurhady Sirimorok Editor Lies Marcoes Penerbit Yayasan Rumah Kita Bersama Tahun 2016 Jumlah halaman 65 halaman Monografi ini mengantarkan bagaimana kerangka berpikir dan kerangka kerja penelitian di sembilan wilayah penelitian dioperasionalkan. Tentu saja sesuai dengan kemahiran dan ketekunan para […]

Demi Menjaga Kesucian

Judul Demi Menjaga Kesucian Penulis Roland Gunawan Editor Lies Marcoes Tahun 2016 Penerbit Yayasan Rumah Kita Bersama Jumlah halaman 115 halaman Praktik kawin anak memang masih banyak dijumpai di masyarakat Sumenep. Remaja atau bahkan anak-anak sudah menikah, sementara usianya masih jauh di bawah batasan minimal perkawinan sebagaimana diatur dalam UU No. 1 tahun 1974.Di tataran […]

Anak Perempuan dalam Ruang yang Terampas

Judul Anak Perempuan dalam Ruang yang Terampas Penulis Nurhady Sirimorok Penerbit Yayasan Rumah Kita Bersama Tahun 2016 Jumlah halaman 69 halaman Kota Makassar menyaksikan penyempitan ruang material dan perluasan ruang virtual. Di Pasar Pannampu, Pasar Terong, dan Kampung Penggusuran, penduduk tinggal berjejalan di rumah-rumah kecil yang menyempitkan ruang bermain anak-anak, di dalam maupun luar rumah. […]

Pernikahan Anak Dibiarkan: Tidak ada Kemauan Politik untuk Mencegahnya

Artikel ini dimuat di Harian Kompas edisi 25 April 2016. JAKARTA, KOMPAS — Negara dinilai masih abai terhadap praktik pernikahan anak. Sejumlah riset dan advokasi telah dilakukan oleh para aktivis pemerhati anak dan perempuan, tetapi usaha itu buntu di tengah jalan. Tidak ada kemauan politik dari pemerintah dan DPR untuk mencegahnya. Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan […]