Entries by rumahkitab

SIAPAKAH BURUH?

Oleh Jamaluddin Mohammad Orang yang menjual tenaga kerjanya untuk orang lain. Mereka ada di mana-mana: di darat, di laut, dan di udara, di pabrik-pabrik, di perkantoran, di rumah-rumah, di pusat perbelanjaan, dll. Penampilannya pun bermacam-macam: ada yang kumal, kotor, dan bau. Juga ada yang rapih, wangi, dan bersih. Mereka menjual tenaga kerjanya untuk siapa? Pemodal. […]

Sabda Hikmah (12): YATIM

Oleh. Mukti Ali Qusyairi Tak ada kata yang dapat menyentuh dan melumerkan hati ini sedahsyat kata “yatim”. Anak yang polos bagai kertas, sorot matanya yang bening, jiwa jiwa yang suci/fitrah, lemah/tak dan belum berdaya, ditinggal mati oleh ayah atau ibunya dalam waktu yang belum siap. Ia tidak dan belum mengerti apakah ayah/ibunya yang sudah tiada […]

Ngaji Kitab “al-Mursyid al-Amin lil-Banat wa al-Banin” Karya Sheikh Rifaah Rafi ‘al-Tahthawi

Rifaah (1801-1873 AD) lahir di Mesir, enam tahun belajar agama di Al-Azhar al-Sharif Mesir. Setelah menyelesaikan studinya, Rifaah diangkat menjadi guru di almamaternya selama dua tahun. Oleh gurunya, Sheikh Hasan al-‘Atthar, dikirim sebagai imam dan penasehat agama untuk unit militer Mesir. Tak lama kemudian, Muhammad Ali Basya, pemerintah Mesir, mengirim sejumlah pemuda Mesir ke Persia. […]

Menyambangi Ijab Kabul Pasangan Remaja di Bantaeng, Potret Buram Pernikahan Anak Sulawesi

Kontributor VICE menggali lebih dalam kisah dua remaja Bantaeng nekat menikah di usia belasan. Sayang, jalinan kasih Fitrah dan Syamsuddin tak seindah skenario film ‘Moonrise Kingdom’—sebab tekanan adat agar anak menikah lazim terjadi di Sulawesi. Tak ada janur kuning terpancang di ujung jalan Sungai Calendu Kelurahan Letta, Kabupaten Bantaeng. Pun tak nampak kemeriahan pesta. Pernikahan […]

Sabda Hikmah (11): SABAR

Oleh. Mukti Ali Qusyairi Antri membutuhkan kesabaran. Macet juga begitu. Tapi terpenting adalah kesabaran merupakan kunci terwujudnya tahapan demi tahapan dari sebuah proses. Segala hal–kecil, besar, sangat penting, penting, kurang penting, atau pun tidak penting–yang membutuhkan proses, maka di situ kesabaran dibutuhkan. Imam al-Syafii pernah mengatakan bahwa istiqamah bisa terwujud melalui upaya terus mencoba (imtihan), […]

Khutbah Fesbukiyah

Oleh Jamaluddin Mohammad Waba’du (ingdalem sa’wise maca bismillah, alhamdulillah, salawat lan salam) Ma’asyiral muslimin rahimakumullah… Akhir-akhir ini mata kita disuguhi banyak berita pejabat- pejabat yang terjerat kasus korupsi. Padahal, kalau melihat latar belakang kehidupan mereka bukanlah orang miskin. Mereka hidup berkecukupan, bahkan tak sedikit yang kaya raya. Lantas, kenapa mereka korupsi? Orang rakus, kata al-Imam […]