Kitab Wa ‘Allam-a Ãdam-a al-Asmâ`

Wa Allama Adam al-AsmaAhmad Yasin bin Asymuni al-Jaruni, Wa ‘Allam-a Ãdam-a al-Asmâ`, 40 halaman, diterbitkan dan dimaknai versi pesantren oleh al-Ma’had al-Islami as-Salafi Hidayatuth Thullab Pondok Pesantren Petuk, Kec. Semen, Kab. Kediri, tanpa tahun terbit; didapatkan dari Pondok Pesantren Petuk.

Kitab ini mengupas tuntas seputar makna yang terkandung dalam ayat “Wa ‘Allam-a Ãdam-a al-Asmâ` Kullahâ” (Dan Allah mengajarkan nama-nama kepada Adam seluruhnya) dan menfokuskannya pada satu aspek yaitu pendidikan dan pengetahuan. Ilmu merupakan satu-satunya penyebab manusia dinaikkan derajatnya oleh Allah. Tidak ada pembatasan dan dikotomisasi ilmu pengetahuan. Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Adam diberi ilmu pengetahuan oleh Allah tentang semua nama tanpa terkecuali. Itu mengindikasikan bahwa semua jenis ilmu pengetahuan dapat dipelajari dan didapatkan oleh manusia, lantaran Allah sejak awal sudah memberikan segala macam ilmu kepada Adam sebagai bapak bagi seluruh umat manusia dan manusia pertama yang diciptakan dengan berbekal ilmu pengetahuan. Dan penulis menjabarkan keutamaan ilmu pengetahuan, belajar, orang cendikia, dan mengajar yang disarikan dari al-Qur`an, hadits, teladan sahabat dan uraian para ulama. [Mukti Ali el-Qum]