Penelitian Perkawinan Anak

Lokasi: Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Madura, Sulawesi Selatan, dan NTB
Durasi: 2 tahun
Status: Selesai

Deskripsi:
Penelitian tentang dampak perkawinan anak telah banyak dilakukan oleh institusi lain. Dampak kesehatan reproduksi, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perceraian adalah dampak-dampak yang berkaitan erat dengan perkawinan anak. Namun, belum pernah ada institusi yang meneliti faktor penyebab terjadinya perkawinan anak. Padahal mengetahui sumber pendorong sangatlah penting ketika data hasil temuan digunakan sebagai pemetaan advokasi dan kebijakan. Selain itu, adanya kecurigaan bahwa pandangan dan nilai-nilai keagamaan, seperti harga diri dan kesucian, turut menyumbang praktik ini di Indonesia. Latar belakang ini yang mendorong Rumah KitaB untuk melaksanakan penelitian ini di 10 kabupaten di 5 provinsi di Indonesia.

Outcome:
Buku hasil penelitian, policy paper, kampanye, dan film dokumenter
Supported by: Ford Foundation

Leave A Reply:

(optional field)

  1. Pingback: Perkawinan Anak Masih Marak, Perjuangan Kartini Pantang Berhenti | Yayasan Bhinneka Nusantara April 24, 2016

    […] perempuan di Indonesia menikah sebelum 18 tahun. Celakanya menurut temuan dalam sigi yang dilakukan Rumah Kitab, menunjukkan dua per tiga dari perkawinan anak itu kandas dan […]